PERLINDUNGAN ANAK Sosialisasi

Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu

Class sed non neque nunc etiam pharetra erat odio site amet nibh vulputate amet.

Wako Dumai: Masyarakat Harus Terlibat Cegah Kekerasan Anak

DUMAISATU.COM – Anak merupakan aset bangsa, maka perlindungan mereka menjadi prioritas utama. Demikian disampaikan Wali Kota Dumai, Zulkifli AS dalam acara Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), kemarin.

walikota dumai meresmikan

“PATBM ini merupakan upaya strategi yang tepat dalam mencegah kekerasan pada anak, karena seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat langsung,” katanya saat memberikan sambutan. 
 
Menurutnya, sejumlah kasus kekerasan yang dialami anak justru terjadi dalam lingkungan keluarga itu sendiri dan pelakunya adalah orang-orang terdekat mereka. 
 
“Oleh karena itu di perlukan peran aktif keluarga dengan membangun komunikasi yang penuh kasih sayang, mengawasi kegiatan anak, dan memberikan keterampilan pada anak,” ujarnya.
 
Langkah itu kata dia, guna mendeteksi atau menghadapi kemungkinan kekerasan terjadi pada dirinya. Pendidik atau guru di lembaga pendidikan agar lebih aktif dalam membangun komunikasi positif.
 
“Membangun mekanisme penegakan hukum bagi pelaku untuk menimbulkan efek jera juga perlu. Pendeknya, perlindungan anak dari kekerasan harus dilakukan secara serentak oleh anak, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha,” jelasnya.
 
Untuk itulah, sosialisasi ini sangat penting nilainya dalam rangka penyiapan anak Kota Dumai untuk menjadi manusia masa depan yang diharapkan. Karenanya, keseriusan peserta mutlak dibutuhkan sehingga ada hasil yang nyata.
 
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai, Muhammad Syafei mengatakan, kualitas anak Indonesia merupakan faktor yang menentukan eksistensi dan kemampuan bangsanya untuk bersaing dengan negara lain. 
 
“Anak-anak Kota Dumai adalah faktor utama penentu kelangsungan daerah ini kedepan. Seiring dengan berkembangnya zaman, apa yang kita dengar, lihat dan baca di pemberitaan media masih tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap anak sehingga menjadi tantangan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal,” jelasnya. 
 
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota Dumai mengambil langkah dengan melaksanakan kampanye Bersama Lindungi Anak yang merupakan bagian dari gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
 
“Kota Dumai juga tidak ketinggalan, demi mengantisipasi menjalarnya kekerasan terhadap anak, Pemerintah melaksanakan Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat,” jelasnya. 
 

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like